Belajar dari Taplak Meja Makan

sudah tua betul kita ini.
di pasar dulu kuingat.

kau kupilih. Harga 5 gobang.

kini, usang & sobek di sudutnya
kau akan lelah nanti sayang.

dan katakata rinduku tak berarti.

atau bisikbisik mesra di telingamu.

tak akan kau artikan cinta.
begitu selalu kita bercanda.

di antara mesra kita bercinta.

yang sebenarnya ketakutan di hati.

baru rasa kalau sudah benarbenar.
lantas maafkanlah aku sayang.

sebab malam ini aku pencemburu benar.

di mata, telinga, dan hatimu.

aku gempur dengan gelisah.
kisah kita akan berakhir cepat.

tak usah nelangsa membangun.

aku sudah selesai di hatimu,

pun kau di sini, pijarpijarnya tiada.

kita dilipat dari perjamuan.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s