Di Jantungku Masih Ada Berita tentangmu, Manis

Kalau kau dengar deru, pagar ilalang atau debu.

Jantungkulah yang binasa, jantungkulah yang masih tak biasa.

|

Pelurunya nyasar tembus melaju kencang tak pelan.

Ngukir gambar istimewa di sisi kiri sini badanku lubangnya.

Cerita dari kawan pada juga sarang uang yang waspada.

Bahwa ada segenggam perahu salut akan nakhoda lupa ingatan.

|

Bangsat-bangsat sengaja menepuk tempayan menjauh agaklah.

Aku ngukir juga dalam kepala.

Adakah aku atau kamu yang binasa dalam bercinta begini.

Ya, sepertinya kita hanya sarang manja dari duka-duka.

|

Manis, kamu dari sisi mana saja.

Di kiri di kanan di atas di bawah.

Di depan di belakang di tengah di samping.

Di adanya, gambarmu melayang di jantungku kini

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s