Seperti Juga Menyebrang, Rencana Harus Diawali Doa

Christal of Innuyasa “Bismilah dulu kalau mau nyebrang!” kata orang dulu. Rupanya, itu kalimat benar sekali. Sebab, dengan bismilah, kita menggantungkan keselamatan diri kepada Tuhan. Dan, dalam hidup, siapa lagi yang bisa menjagamu lebih baik dari Tuhan? Katakanlah…. Nah, seperti juga menyebrang, membuat rencana harus diawali dengan doa. Doa kepada Tuhan tentu. Kenapa? Rencana merupakan jalan melintang yang harus dengan hati-hati kita taklukan. Kalau tidak hati-hati, sering kali orang tersendat di tengah menjalankan rencana. Tentu kita tak mau rencana yang sudah dengan baik disusun akan kandas dan gagal begitu saja. Akan lebih menyakitkan sebab kita sudah “menggadaikan” banyak hal untuk mewujudkan rencana tersebut.

jelajahi waktu | ke tempat berteduh | hati kala biru | dan lalu | sekitarku tak mungkin lagi kini meringankan lara

….

oh langkahku tak lagi jauh kini memudar biruku | jangan lagi pulang, | jangan lagi datang | jangan lagi pulang, | rindu | pergi jauh

Pulang – Float

Pulang juga merupakan sebuah rencana. Yang rupanya tidak dengan mudah dapat diwujudkan. Terdengar simpel bahkan remeh. Coba jalani saja kalau tak percaya sungguh menyulitkan jalan untuk pulang itu. Well, enggak apa-apa. Jangan sedih! Selama kita masih percaya kepada Tuhan, suatu hari kita akan pulang. Kita akan menikmati waktu bersama-sama lagi. Seperti dulu kita nikmati pagi, siang, dan sore bersama. Dan, di manapun nanti kita akan menikmatinya, bukan jadi soal lagi. Selama kita percaya kepada Tuhan, kau dan aku di kandang kuda sekalipun akan bahagia.

It’s been a long day without you, my friend And I’ll tell you all about it when I see you again We’ve come a long way from where we began Oh, I’ll tell you all about it when I see you again When I see you again

How could we not talk about family when family’s all that we got? Everything I went through you were standing there by my side

See You Again – Wiz Khalifa (feat. Charlie Puth)

Seperti kata lagu di atas, sampai jumpa lagi, kawan. Sampai jumpa bukan selamat tinggal. Sebab aku percaya kita akan bertemu lagi.

P.S. Kalau kangen, kan bisa WhatsApps. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s